|
Lagi-lagi saya berkesempatan duduk manis mengamati sebuah pelatihan guru. Kali ini 82 guru SD Islam Al Ikhlas berkesempatan mengikuti sebuah pelatihan motivasi untuk mengevaluasi dan menggali potensi diri. Pada sesi pertama yang dilaksanakan dengan penuh keceriaan, Bp Iman J Triharto mengajak para guru untuk mengingat bahwasanya GETARAN ANTUSIAS diri kita dapat menularkan enerji positif bagi sekitar kita. Sebagai seorang guru, alangkah baiknya memulai sesuatu dengan antusiasme diri dahulu sehingga hari kita dapat menyebarkan suasana yang menyenangkan.
BORN TO WIN!!......... maksud lohh?.. Bagaimana tetap semangat dan berenergi dalam kesulitan apapun, dan beberapa hal yang mempengaruhi semangat dan emosi kita , juga dibahas pada kesempatan ini dengan kemasan pelatihan yang luar biasa menarik Satu lagi yang mengusik saya ikut terlibat secara aktif walau duduk di pojok belakang, adalah saat trainer memperkenalkan METODE JANGKAR yang biasa dipakai untuk afirmasi bahkan terapi bagi yang membutuhkan. Suasana begitu mengharukan, karena trainer membawa audience pada kondisi âlight-transâ dengan sebuah proses relaxasi yang biasa digunakan dalam teori Hypnotherapy. Ada beberapa resolusi dari guru yang membuat peserta lain berlinang airmata. (sayang rekan saya yang bertugas mengambil video, salah memposisikan alat, sehingga hasil gambarnya tidak dapat saya muat disini). Tapi video tentang pendapat dari Pak Endri, semoga bisa menggambarkan suasana yang terjadi di sessi pertama ini. Jam dinding sudah menunjukkan pukul 12.00. Sebentar lagi mereka âbreakâ dan pada jam 13 nanti akan dilanjutkan dengan sessi berikut yang tentunya akan lebih menarik. Setelah dzuhur, sessi kedua pelatihan Born to WIN dimulai dengan pembahasan tentang film KUNGFU PANDA yang sarat atas pesan-pesan pendidikan. Setelah itu, pelatihan di isi dengan teori Profiling dalam NLP ( Neo-Linguistik Programme ). see: http://nunnyhersianna.multiply.com/journal/item/56/BORN_TO_WIN.....maksud_lohh.. Melalui NLP, peserta dikenalkan dengan berbagai teori motivasi, seperti type Motivasi Mendekati, Menjauhi, maupun teori Motivasi External dan Internal. Peserta terlihat sangat antusia melakukan group simulasi untuk mengenal karakter motivasi seseorang dan melakukan pembahasan untuk mendapatkan solusinya. Tentu saja tetap dalam konteks teori NLP.  Sebagai hadiah penutup acara, trainer mengajak 10 volunteer untuk duduk di depan dan berlatih mengenal cara untuk bisa FOKUS. Tidak lupa, lagi-lagi teori Hypnosis sang trainer dengan mengajak salah satu volunteer mengenal dan berkelana di pikiran bawah sadarnya. Menarik sekali!  Dan pada kesempatan penyampaian resolusi di akhir acara, pelatihan ini dinilai peserta telah dapat memberikan inspirasi baru tentang bagaimana memicu motivasi dan bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan mempertimbangkan karakter lawan bicara. Insya Allah peserta akan segera menerapkannya dalam Proses Belajar Mengajar dan berorganisasi di sekolah. Barakallah!! |