Sinar matahari pagi nan terang kembali menyinari kota Jakarta. Hari ini terasa lebih spesial di bandingkan dengan hari belajar seperti biasanya. Ketika bel sekolah berbunyi, semua  siswa  kelas dua masuk ke kelas. Setelah membuka kegiatan belajar dengan membaca do’a  guru memberikan pembinaan kepada siswa .

1 

Guru : “kita akan ke kampung Horta”

 Siswa : “Hore…”

Itulah respon awal dari siswa kelas 2E di SDI Al Ikhlas  ketika guru kelas menyampaikan kegiatan Field Trip ke Kampung Horta. Wajah mereka langsung berseri, walau kebanyakan  belum mengetahui daerah tersebut.  Sorak sorai gembira terus terdengar di dalam kelas. Suara penuh rasa senang, bahagia, dan penuh dengan rasa penasaran menandakan mereka sangat semangat sekali. Bukan hanya siswa namun juga nampak  beberapa orangtua yang begitu semangat mempersiapkan segala sesuatunya hingga mengantarkan anaknya kesekolah  dengan senyum dan tawa yang begitu gembira terpancar dari wajah mereka.  Terlihat  bahwa  kegiatan Field Trip ini hal yang paling dinantikan.

Senin, 1 Oktober 2018 kelas 2E dan 2B SDI Al Ikhlas melakukan kegiatan Field Trip ke Kampung Horta di Desa Selahuni, Bogor, Jawa Barat. Tepat pukul 07.30 kami sudah siap di bus untuk melakukan perjalanan yang cukup lama yaitu 1 jam 45 menit.  Selama dalam perjalanan suasana di dalam bus sangat ramai dengan tingkah laku anak-anak. Tak ada habisnya rasa penasaran mereka dengan memperhatikan dan mengamati setiap peristiwa di perjalanan.

Sesampainya di tujuan, matahari terasa lebih panas. Keringat bercucuran tanpa henti namun kami justru lebih semangat.  Kami menuju saung dengan di manjakan hamparan sawah yang terlihat membentang luas dan hijau. Suasanan masih tampak begitu asri. Sesampainya di saung, kami disambut hangat oleh para mentor yang sudah menunggu sejak pagi hari. kemudian anak-anak  mendapatkan berbagai macam menu ice breaking yang membuatnya lebih mengenal dan lebih akrab.

2           3

 

4           5

 

Ada banyak kegiatan yang di akan di lakukan di Kampung Horta di antaranya yang pertama adalah melukis di media caping. Pengalaman baru mereka temukan  dalam hal melukis. Mereka terbiasa melukis di atas kertas namun kali ini berbeda yaitu melukis dengan media caping. Para siswa sangat antusias melukis dengan di dampingi langsung oleh fasilitatornya. Setelah melukis caping siswa kemudian membuat boneka horta. Membuat boneka horta merupakan salah satu unggulan dan daya tarik wisata Kampung Horta. Ia menjelaskan, boneka horta adalah suatu media tanam yang dikemas dalam bentuk boneka yang terbuat dari serbuk kayu. Bagian kepala boneka dapat di tumbuhi rumput jika di siram.  Dalam latihan membuat boneka horta memerlukan waktu sekitar 1 jam. Anak-anak membuat boneka horta sesuai dengan kreativitasnya masing-masing. Namun sebelumnya anak-anak di perkenalkan  dulu mengenai bahan dasar yang digunakan, bagaimana cara pertumbuhan dan cara perawatannya. Masing-masing anak mendapatkan 1 bundel  alat dan bahan untuk di kreasikan membuat boneka.  Mereka membuat boneka didampingi langsung oleh fasilitatornya.

Boneka yang mereka buat sangat  bagus dan menarik.  Setelah membuat boneka horta anak-anak mengikuti kegiatan outbond. Ada banyak permainan yang terdiri dari low impact dan high impact. Anak-anak  melakukan permainan estafet bola, memecahkan balon, halang rintang, dan masih banyak lagi permainan yang lain. Anak-anak sangat menikmati permainannya hingga tak menyadari bahwa waktu makan siang telah tiba. Waktu sudah semakin panas. Anak-anak makan siang, solat dzuhur dan kegiatan berakhir pukul 13.00. kami semua kemudian kembali kesekolah Alhamdulillah kegiatan telah terlaksana dengan lancar dan menyenangkan.

sa

Sharing is Caring:
error