Fenomena Gadget

kids-with-gadgets-1024x614

ting nong….. seperti suara bel rumah…..tapi di rubah dan di perhalus menjadi suara line tone di gadget….yah gadget…yang dulunya hanya di pegang esmud (Eksekutif muda) sekarang bergeser sampai ke balita…….

Fenomena love gadgetpun sampai di kelas 5B….bahkan  kelas lima angkatan 32 juga membuat group di line….anak-anak sudah tidak punya waktu untuk segera ganti pakaian ketika sampai di rumah..mereka sudah kehilangan waktu untuk bercerita kepada orang tuanya tentang apa yang terjadi pada diri mereka…..hmmmm semuanya bergeser karena Gadget….

Sedih pastinya…..saya sebagai seorang ibu yang memiliki balita, terkadang berpikir…..apakah kelak besar nanti , anak saya akan berbicara dengan saya melalui alat komunikasinya….ataukah dia akan menangis di pangkuan saya karena merasa tidak nyaman dalam hidupnya dihari ini atau memeluk saya dengan gembira karena merasa bahagia di hari ini…….entahlah….

Minta izin kepada guru…yang dulunya lewat surat…sekarang dimudahkan lewat WA…tidak masalah ini memanfaatkan tekhnologi…bahkan anak-anakpun saat ini, tidak masuk sekolah kirim pesan kepada gurunya lewat line…hahahah gejala apa ini…..tapi saya tidak menyalahkan mereka…merekapun memanfaatkan kemudahan berkomunikasi….hanya harus tetap saya arahkan bahwa perizinan juga tetap dilakukan oleh orang tua sebagai penanggung jawab anaknya.

Kembali ke murid-murid saya….untungnya di SD Islam Al Ikhlas dilarang membawa hp berkamera sehingga anak-anak bisa lebih fokus belajar….dan sebagai guru, saya bersyukur karena masih punya ruang untuk mendengarkan murid saya bercerita apapun…terkadang mereka bercerita tentang masalah dengan kakak,adik, orang tua ,temannya, yang setelah saya mendengarkan ternyata itu hanya dipicu oleh penyebab kecil dan bukan masalah hahahahah namanya juga anak-anak….apapun bisa jadi masalah buat mereka….ini tugas saya, tugas orang tua untuk menjadi pendengar yang baik terhadap segala sesuatu yang dianggap masalah oleh anak-anak kita…..

Seandainya kita bisa menjadi pendengar yang baik untuk anak-anak kita…sepertinya tidak ada anak yang memberontak, keberatan mereka atas keputusan kita bukan berarti mereka menolak….diskusikanlah…jadikanlah anak-anak sebagai sahabat kita……

Anak-anak sekarang…..menjadikan gadget sebagai nafas kedua buat mereka…..akan mati gaya jika hp nge-hang, lowbat tanpa power bank dan hp disita…..mereka merasa gadget sudah mengatur hidup mereka….obrolan di sekolah akan bersambung lewat jalur line, wa, instagram dan sebagainya…..tidak bisa disalahkan karena memang akhirnya jalur komunikasi sudah bergeser seiring dengan kecanggihan teknologi….tapi tidak juga bisa dibenarkan ktk mereka akhirnya berbicara dengan orang lain apalagi orang tua tanpa menatap wajah tapi tertunduk di layar hp.

Mereka tetap harus dipandu dalam berkomunikasi……di kelas, saya selalu ingatkan, berkomunikasi lisan dan tulisan harus tetap berakhlaq dan beradab…..bahasa yang digunakan haruslah santun walaupun masih tetap dengan gaya mereka….karena mereka tetaplah anak-anak yang tampil dengan gayanya…..

Untuk anak-anakku semua…..tetaplah berkomunikasi langsung dengan orang tuamu, kakak dan adikmu…..jangan hanya berbicara dengan mereka lewat komunikasi tulisan…gunakan juga tanganmu untuk membuka lembar demi lembar Al quran…yang nantinya akan menolong kita semua di yaumil akhir….

Mulai sekarang, santunlah dalam ngeline (pinjam istilah anak 5B) pastikan bahwa foto yang kalian upload di instagram adalah foto yang layak untk dilihat oleh teman-teman kalian……Ibu yakin kalian cukup cerdas untuk berkomunikasi dengan santun….

Sharing is Caring:
error