Indonesia dan Microsoft Tandatangani Kesepakatan untuk Meningkatkan Pendidikan

Terjawab sudah alternatif lain yang dicanangkan pemerintah tentang adanya penghapusan pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi atau biasa disebut dengan TIK. Pemerintah Indonesia pada akhirnya membuka jalan lain bagi penikmat pendidikan TIK atau siswa yang tidak mendapatkan pelajaran TIK di sekolahnya. Kementerian Pendidikan Nasional menandatangani sebuah kesepakatan dengan Microsoft Indonesia di kantor Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta. Kesepakatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan reformasi pengetahuan dan penggunaan teknologi komunikasi dan informasi (TIK). Microsoft diwakili oleh Direktur Utama Sutanto Hartono.

Fokus dari kerja sama ini adalah program Microsoft Partners in Learning (PIL), yang merupakan program “guru inovatif” yang dimaksudkan untuk memperbaiki metode pengajaran. Kolaborasi ini mencakup cakupan yang luar biasa: 165.000 sekolah, 4500 universitas, dan total 45 juta siswa di seluruh Indonesia.

Microsoft juga akan menyediakan layanan e-mail untuk interaksi dan berbagi informasi antar guru, pekerja pendidikan dan mahasiswa melalui Microsoft Live @ Edu. Sekolah di Indonesia juga mendapatkan beberapa paket perangkat lunak gratis melalui Microsoft DreamSpark, sehingga siswa dapat mendownload perangkat lunak profesional untuk membantu proses akademik mereka, serta karir mereka di masa depan.

Sutanto Hartono mengatakan bahwa Microsoft memiliki visi untuk mendukung orang-orang inovatif di seluruh Indonesia. Berkat kesepakatan ini, diharapkan pendidikan di Indonesia membuat langkah besar, terutama di bidang TIK. (TN)

Sharing is Caring:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published.