Kurikulum 2013

SMP AL IKHLAS TETAP PADA KURIKULUM 2013?

kurikulum 2013“Lain menteri lain kebijakan” sepertinya sudah menjadi hal biasa dalam tataran pendidikan nasional kita (Indonesia). Yang masih hangat menjadi topik pembicaraan di kalangan pelaksana dan pemerhati pendidikan saat ini adalah kebijakan Menteri Pendidikan Anis Baswedan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 16 tahun 2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013. Intinya isi peraturan tersebut adalah semua sekolah diharuskan kembali ke kurikulum 2006 (KTSP), kecuali sekolah yang merupakan rintisan pelaksana kurikulum 2013. Sekolah rintisan pun boleh kembali ke kurikulum 2006 (KTSP) dengan melapor kepada dinas pendidikan. SMP Islam Al Ikhlas adalah termasuk sekolah yang menjadi rintisan pelaksanaan kurikulum tersebut sejak tahun pelajaran 2013/2014. Lantas, apakah SMP Islam Al Ikhlas, tetap melaksanakan kurikulum 2013? Mengapa?

Kepala SMP Islam Al Ikhlas Wiji Lestari, SPd. Menjawab pertanyaan itu dengan tegas, “Iya, kami tetap melaksanakan kurikulum 2013. Karena SMP Islam Al Ikhlas sudah menjadi sekolah rintisan sejak tahun 2013 sebelum kurikulum tersebut diberlakukan pada tahun 2014/2015. Hanya ada 7 SMP yang menjadi sekolah rintisan di Jakarta Selatan; 5 negeri dan 2 swasta, termasuk SMP Islam Al Ikhlas di dalamnya. Dari segi sarana dan prasarana semua sudah cukup memadai. Sementara dari segi tenaga pengajar, memang sejak dipilihnya kita sebagai sekolah rintisan untuk kurikulum 2013 ini guru-guru kita, termasuk saya sendiri, dilatih/ditatar tentang kurikulum ini. Bahkan tahun lalu, oleh pengawas, guru-guru kita diminta berbagi kepada sekolah-sekolah yang berada di sekitar Al Ikhlas di kecamatan Cilandak.”

Ketika ditanya tentang kendala-kendala yang ada, wakil kepala sekolah bidang kurikulum Drs. Syarif Hidayatullah menjelaskan, “Kendala pasti ada, terutama dalam menerapkan model pembelajaran dengan pendekatan sciencetivic. Oleh karena itu, kami mengadakan pelatihan secara mandiri agar guru-guru kompeten dalam hal tersebut. Kami bekerja sama dengan pusat kurikulum dan LPMP DKI”.(iwn, 01’15)

Sharing is Caring:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published.