Prestasi Peserta Didik KB/TK Islam Al Ikhlas (Menari)

Ekskul Menari

Pada tanggal 30 November 2024, sebuah acara perlombaan yang menarik dan penuh semangat digelar di Point Square, yang diikuti oleh peserta didik dari KB-TK Islam Al-Ikhlas. Dalam acara tersebut, dua lomba menari yang sangat berwarna dan penuh budaya Indonesia diselenggarakan, yaitu Lomba Menari Tarian Kipas dan Lomba Menari Cublak-Cublak Suweng. Keikutsertaan dan keberhasilan para peserta didik dari KB-TK Islam Al-Ikhlas dalam ajang ini menjadi sorotan yang membanggakan, karena mereka berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Menari Tarian Kipas dan Juara 3 dalam Lomba Menari Cublak-Cublak Suweng.

Keberhasilan ini tidak hanya sekadar penghargaan, tetapi juga menandakan kemajuan dan perkembangan kemampuan seni tari pada anak-anak usia dini. Pada kategori Lomba Menari Tarian Kipas, para peserta menampilkan gerakan anggun dan terampil dengan menggunakan kipas sebagai properti utama dalam tarian tradisional Indonesia. Tarian ini tidak hanya membutuhkan keterampilan fisik, tetapi juga keselarasan antara tubuh, musik, dan alat tari. Meskipun banyak peserta dari berbagai sekolah lain, anak-anak dari KB-TK Islam Al-Ikhlas mampu meraih Juara 2, menunjukkan kedisiplinan dan latihan keras yang mereka lakukan bersama para pembimbing.

Sementara itu, pada Lomba Menari Cublak-Cublak Suweng, yang merupakan salah satu tarian tradisional dari Jawa Tengah, para peserta menampilkan kegembiraan dan semangat dalam gerakan tari yang ceria dan lincah, sesuai dengan irama permainan tradisional yang mengiringinya. Keberhasilan mereka meraih Juara 3 dalam lomba ini menunjukkan bahwa anak-anak tidak hanya mahir menari, tetapi juga dapat mengekspresikan rasa kebahagiaan dan energi yang melimpah melalui gerakan tubuh yang dinamis.

Keberhasilan para peserta didik KB-TK Islam Al-Ikhlas dalam meraih Juara 2 dalam Lomba Menari Tarian Kipas dan Juara 3 dalam Lomba Menari Cublak-Cublak Suweng di Point Square bukan hanya prestasi individu, tetapi juga cerminan dari usaha keras seluruh pihak yang terlibat, mulai dari para pelatih, guru, orang tua, hingga teman-teman sekelas. Perlombaan ini tidak hanya menguji keterampilan menari, tetapi juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap seni budaya Indonesia, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan kedisiplinan serta kepercayaan diri mereka. Dengan demikian, acara ini dapat dianggap sebagai langkah positif dalam pembentukan karakter anak yang seimbang antara kecerdasan intelektual, emosional, dan sosial.